kajianIM: list building
Tampilkan postingan dengan label list building. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label list building. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Februari 2018

3 Kegunaan dari email list untuk bisnis anda

Februari 13, 2018 1
3 Kegunaan dari email list untuk bisnis anda



Sudah menjalankan email marketing?

Jika belum, saya sarankan untuk segera memulainya,

Email marketing banyak diterapkan oleh para pengusaha besar contohnya hubspot, tokopedia, bahkan hingga facebook juga menggunakannya.

Kita pasti sudah tidak kaget jika mendapat notifikasi permintaan teman, ijin bergabung grup dari facebook via email. Kita juga tidak asing lagi mendapat pemberitahuan diskon dari tokopedia via email. Itu Cuma segelintir bukti bahwa email marketing masih digemari oleh para pebisnis online bahkan yang skala bisnisnya sangat besar.

Banyak alasan kenapa email marketing sangat powerfull, namun untuk postingan kali ini saya hanya akan menyoroti seputar kegunaan email list yang sangat luas.

Email list merupakan nyawa dari email marketing, semakin banyak dan berkualitas email list kita maka semakin cepat perkembangan bisnis kita. Karena email list ini sangat banyak sekali kegunnaannya, dari mengirimkan traffic hingga mendatangkan sales.

Berikut beberapa kegunaan email list,

#1.Mendatangkan traffic ke website

Salah satu traffic yang paling di gembor-gemborkan untuk meningkatkan traffic ke website adalah SEO. Para pemilik website berlomba-lomba dengan berbagai cara untuk memenangkan hati google, sehingga artikelnya ada di ranking 1 google.

Permasalahannya, setiap hari ada ribuan artikel yang dipublish dan berharap menjadi ranking satu google. Kita harus mengalahkan ratusan bahkan ribuan untuk satu kata kunci pencarian saja, Apakah akan selalu selalu seperti itu? Terus bersaing di persaingan yang sengit?

Dengan email list yang sudah kita bangun, persaingan seperti itu dapat dihindari. Kita bisa broadcast content yang sudah kita buat ke email list kita. Tanpa harus menunggu lama, content kita akan langsung diterima oleh audience yang tepat sehingga content yang kita buat dapat segera di baca dan objective kita dalam membuat content segera tercapai.

#2.Personal branding

Salah satu pertimbangan calon buyer saat akan membeli sesuatu adalah “siapa penjualnya”, itulah kenapa personal branding penting untuk dilakukan.

Banyak media yang bisa digunakan untuk melakukan personal branding, seperti media sosial, blog dan tentu saja email.

Mari kita bahas keuntungan dan kerugian di masing-masing media. Kita mulai dengan media sosial, yaa.. media sosial seperti facebook dan instagram memang sangat cocok digunakan untuk personal branding.

Pengguna aktif yang sangat banyak merupakan salah satu alasannya, namun permasalahannya tidak cuma kita yang posting di media sosial. Di dalam media sosial ada postingan orang lain, iklan dan orang bisa langsung berkomentar untuk menanggapi (tentu bisa positif atau negatif). Semua itu bisa menjadikan orang kehilangan fokus dan akhirnya tidak menyerap content kita dengan baik.

Media yang kedua adalah blog, keuntungan personal branding dengan blog adalah kita bisa membuat content yang panjang dan detail. Kita bisa membuat artikel dengan data statistic dan gambar juga video.

Permasalahannya, kadang orang tidak mengingat nama blog kita. Selain itu saat ingin mencari content serupa, kecenderungan orang akan search di google dan “boom” banyak sekali blog yang menyediakan content serupa.

Media selanjutnya adalah email, keuntungan menggunakan email adalah terlihat personal. Sejak pertama kali orang masuk ke email list kita, kita bisa sapa dengan personal dengan menyebut nama. Kita juga bisa memperkenalkan diri secara professional saat mereka menerima lead magnet kita.

Kelemahan dari email marketing adalah proses mengumpulkan alamat emailnya, tidak ada jalan instan untuk membangun email list. Jika tidak bermodal uang, tentu harus bermodal waktu.

#3.Meningkatkan penjualan

Seperti namanya “email marketing”, sudah pasti apa-apa yang ber-embel-embel marketing akan berguna untuk meningkatkan penjualan.

Email marketing meruapakan media yang cocok untuk meningkatkan penjualan, karena saat orang membuka email promosi kita maka dia sudah siap untuk membaca penawaran.

Selain itu, email marketing sangat terukur.

Open rate dan click rate bisa kita ketahui dengan mudah. Dari situ kita bisa mengukur seberapa efektif promosi kita.

Demikianlah kegunaan email marketing, So, sudah sejauh mana email marketing anda?







Rabu, 31 Januari 2018

Cara list building dengan "facebook lead ads"

Januari 31, 2018 1
Cara list building dengan "facebook lead ads"

Inilah cara membangun list dengan "facebook lead ads"




“List is gold”, bagi seorang internet marketer list adalah emas

Kok bisa?

Tentu saja, karena dengan mempunyai list (kumpulan lead), kita para internet marketer dapat memiliki traffic sendiri yang tidak bergantung pada SEO, facebook ads dan iklan berbayar lain.

Entah kita seorang blogger, affiliate marketer, pemilik toko online atau jualan apapun list sangatlah membantu untuk menghasilkan rupiah. Bayangkan saja jika kita mempunyai 10.000 data base pelanggan (semisal email), saat ingin promosikan sesuatu kita tinggal broadcast ke mereka dan ‘boomm” penjualan pun terjadi.

Namun tentu tidak seinstan itu, untuk membangun list sendiri butuh perjuangan yang tidak ringan. Mengumpulkan 10.000 alamat email bukan perkara gampang, setuju? Kecuali jika kita pakai tools scrapper email (baca: mencuri email), tentu saya sangat tidak menyarankan yaa..

Tapi tenang “Dimana ada masalah, di situ ada solusi”, dalam kasus ini facebook menawarkan solusinya kepada kita para internet marketer, solusi yang sangat brillian menurut saya.

“Facebook lead ads”, itulah fitur facebook ads yang dapat kita gunakan untuk menjaring lead guna memperbesar list atau kolam jualan kita. Apakah anda sudah menggunakannya?

Apa itu facebook lead ads?

Facebook lead generation ads merupakan salah satu fitur facebook ads yang didesain khusus untuk menjaring email pengguna facebook yang tertarik dengan offer anda dan mengirimkannya ke list anda.

Bebeda dengan tipe iklan yang lain, lead ads menyediakan optin form yang dapat di isi atau sudah terisi dengan database orang yang tertarik dengan offer kita. Dari database yang diberikan oleh pengguna facebook inilah kita dapat melakukan follow up lebih lanjut hingga terjadi konversi atau penjualan.

Ada dua elemen penting dalam lead ads yaitu ad dan lead form, yang keduanya berjalan dengan hosting dari facebook. Dengan lead form inilah kita dapat meminta orang yang sudah menjadi target pasar kita untuk memberikan data dirinya. Data tersebut selanjutnya dapat kita download secara manual atau langsung dikoneksikan dengan autoresponder kita.

Bagaimana cara menggunakannya?

Sehebat apapun alat perangnya, tidak akan berarti apa-apa jika kita tidak tahu bagaaimana cara menggunakannya. Setuju?

Maka dari itu dalam postingan kali ini, saya akan sharing mengenai cara/langkah-langkah menggunakan facebook lead ads.

#1.Tentukan lead magnet


Langkah paling awal, kita harus tentukan dulu lead magnetnnya. Lead magnet ini ibarat gula, dan lead adalah semutnya. Jadi kita harus buat lead magnet yang semani mungkin sehingga para lead mau mengerubungi dan memberikan lamat email atau data lain yang kita minta.

Umumnya lead magnet berupa,

· Ebook gratis

· Software gratis

· Pelatihan gratis

· Webinar

· Kontes

· Dll

Sebagai contoh… 
Iklan dari Hub Spot ini menawarkan free trial untuk softwarenya




#2.Tentukan informasi apa yang ingin anda dapatkan


Informasi yang anda butuhkan tergantung dari jenis bisnis dan cara promosi anda ke depannya. Jika memang email marketing cocok dengan bisnis kita maka kita bisa minta alamat email. 

Namun kita bisa juga meminta data lain yang sekiranya akan membantu bisnis kita seperti nama, no telepon, jenis kelamin, tanggal lahir dan alamat.

#3.Create Your lead ads


Nah, sekarang tiba saatnya untuk praktek. “jangan jadi pecandu ilmu tapi miskin praktek yaa…”

Sebelumnnya kita harus persiapkan dulu hal-hal yang nanti akan kita butuhkan, diantaranya sebagai berikut :

  • Privacy policy, kita harus membuat tulisan yang berisi privacy policy dan kita upload di web. URL dari privacy policy yang sudah kita onlinekan inilah yang nantinya kita butuhkan. 

  • Image, pastikan gambar kita menarik perhatian. Ingat!!, orang login ke medsos bukan untuk mencari iklan namun lebih banyak untuk mencari informasi atau sekedar update status. Kita harus mencari image yang membuat orang behenti untuk scroll dan membaca offer kita. 

  • Text untuk ad kita 

  • Informasi yang ingin kita dapatkan 

  • Targetting 

Create new campaign

Di ads manager, click create campaign, beri nama ad set kita. Setelah itu di bagian campaign objective pilih Lead generation. 



Set up the ad set

Sekarang kita masuk di ad set level, di sini kita diminta untuk memberi nama ad set kita, memilih facebook page yang akan kita gunakan dan menentukan budget serta jadwal. 





Tentukan juga siapa dan dimana target audience kita seperti membuat iklan dengan objective campaign lainnya. 
Dalam contoh di bawah saya including dan excluding beberapa custome audience. 




Kita juga bisa mentarget audience baru berdasarkan behavior, interest dan demographic 




Langkah selanjutnya kita masuk ke ad creative 



Gunakan gambar atau video yang menarik, head line dan tekx yang dapat membuat orang berhenti scroll untuk melihat iklan anda. Jika anda butuh inspirasi silahkan kunjungi https://adespresso.com/ads-examples/

Create the lead form

Di sinilah perbedaan lead generation dengan objective campaign yang lain, di lead generation kita akan diminta mebuat lead form. 



Di tab content, click intro dan toggle button untuk memberikan sebuah introduction screen ke dalam lead ad kita. 




Selanjutnya pilih informasi apa saja yang ingin kita dapatkan dari pengguna facebook 




Masukkan url dari privacy policy yang sudah kita buat sebelumnya 



Setelah semua dilengkapi, tinggal kita tunggu peninjauan dari pihak facebook, apakah iklan kita sudah sesuai dengan TOS facebook atau belum.

#4.Download your lead


Selanjutnya stelah iklan kita berjalan dan mendapatkan lead, kita tinggal mendownloadnya. Sya sarankan untuk mengintegrasikan dengan layanan autorespoder. Sehingga database secara otomatis masuk ke list kita dan di follow secara otomatis.

Jika anda belum berlangganan autoresponder, saya sarankan untuk menggunakan kirim.email.



Kesimpulan
"Dengan facebook lead ads, kita bisa mengumpulkan data base pengguna facebook yang sesuai dengan target pasar kita. Tanpa harus memiliki web dengan traffic organik tinggi."

Bagaimana, apakah anda sudah mencoba?